November 12, 2013

Pengalaman Tes Wawancara Awal PPS BRI

Bagi anda yang sedang melamar pekerjaan dan akan menghadapi tes di BRI program PPS, berikut akan saya share pengalaman saya  pada waktu wawancara awal. Pertama kali setelah peserta datang, peserta disuruh untuk tandatangan absen selanjutnya diberi form data diri. Isilah form tersebut secara lengkap, jangan lupa tempel foto terbaru 3x4. Setelah selesai mengisi form peserta akan dipanggil 7 orang untuk memasuki ruang wawancara. Jadi 7 orang sekaligus masuk di ruang wawancara. Pemanggilan 7 orang berdasarkan nomor yang ada pada form bagian kanan atas. Bagi anda yang tidak mau antri lama datanglah lebih awal agar dapat nomor yang awal. Di dalam ruang wawanara sudah ada pertanyaan yang ditulis pada papan. Pertanyaan yang ditanyakan ada tiga intinya seperti berikut:
  1. Apa motivasi anda untuk melamar di PPS BRI?
  2. Kontribusi apa yang anda berikan apabila anda diterima di BRI?
  3. Apa yang anda ketahui tentang BRI?

Setiap orang disuruh menjawab, bagi yang telah mennjawab langsung dipersilahkan keluar ruangan. Pertanyaannya kira-kira seperti itu, tapi ingat pertannyaan bisa berubah, pertanyaan bisa dikembangkan oleh pihak pewawancara. Kebetulan pada waktu itu saya berada di ruang 2, untuk yang di ruang 1 ada pertanyaan "Apa yang anda ketahui tentang bank?".
Setelah wawancara selesai tinggal menunggu pengumuman yang diberitahukan melalui web. Semoga saya saya bisa lolos. Aamiin..

Beriku ini akan saya berikan pengetahuan tentang Bank BRI yang bersumber dari web BRI.

DIRUT BRI: Bpk. Sofyan Ba'asyir
Komisaris Utama : Bpk. Bunasor Sanim


Sejarah
Pada awalnya Bank Rakyat Indonesia (BRI) didirikan di Purwokerto, Jawa Tengah oleh Raden Aria Wirjaatmadja dengan nama Hulp-en Spaarbank der Inlandsche Bestuurs Ambtenaren atau Bank Bantuan dan Simpanan Milik Kaum Priyayi yang berkebangsaan Indonesia (pribumi). Berdiri tanggal 16 Desember 1895, yang kemudian dijadikan sebagai hari kelahiran BRI.
Pendiri Bank Rakyat Indonesia Raden Aria Wirjaatmadja Pada periode setelah kemerdekaan RI, berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 1 tahun 1946 Pasal 1 disebutkan bahwa BRI adalah sebagai Bank Pemerintah pertama di Republik Indonesia. Adanya situasi perang mempertahankan kemerdekaan pada tahun 1948, kegiatan BRI sempat terhenti untuk sementara waktu dan baru mulai aktif kembali setelah perjanjian Renville pada tahun 1949 dengan berubah nama menjadi Bank Rakyat Indonesia Serikat. Pada waktu itu melalui PERPU No. 41 tahun 1960 dibentuk Bank Koperasi Tani dan Nelayan (BKTN) yang merupakan peleburan dari BRI, Bank Tani Nelayan dan Nederlandsche Maatschappij (NHM). Kemudian berdasarkan Penetapan Presiden (Penpres) No. 9 tahun 1965, BKTN diintergrasikan ke dalam Bank Indonesia dengan nama Bank Indonesia Urusan Koperasi Tani dan Nelayan.
Setelah berjalan selama satu bulan keluar Penpres No. 17 tahun 1965 tentang pembentukan Bank tunggal dengan nama Bank Negara Indonesia. Dalam ketentuan baru itu, Bank Indonesia Urusan Koperasi, Tani dan Nelayan (eks BKTN) diintegrasikan dengan nama Bank Negara Indonesia unit II bidang Rural, sedangkan NHM menjadi Bank Negara Indonesia unit II bidang Ekspor Impor (Exim).
Berdasarkan Undang-Undang No. 14 tahun 1967 tentang Undang-undang Pokok Perbankan dan Undang-undang No. 13 tahun 1968 tentang Undang-undang Bank Sentral, yang intinya mengembalikan fungsi Bank Indonesia sebagai Bank Sentral dan Bank Negara Indonesia Unit II Bidang Rular dan Ekspor Impor dipisahkan masing-masing menjadi dua Bank yaitu Bank Rakyat Indonesia dan Bank Ekspor Impor Indonesia. Selanjutnya berdasarkan Undang-undang No. 21 tahun 1968 menetapkan kembali tugas-tugas pokok BRI sebagai Bank Umum.
Sejak 1 Agustus 1992 berdasarkan Undang-undang perbankan No. 7 tahun 1992 dan Peraturan Pemerintah RI No. 21 tahun 1992 status BRI berubah menjadi PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) yang kepemilikannya masih 100% ditangan Pemerintah.

Anggaran Dasar Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mengalami beberapa perubahan yaitu:
Anggaran Dasar PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk., yang seluruh perubahannya dimuat dalam Akta No. 51 tanggal 26 Mei 2008 yang telah disetujui Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI No.AHU-48353.AH.01.02 Tahun 2008 tanggal 06 Agustus 2008 beserta perubahan-perubahannya.
Akta Penyertaan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan (PERSERO) PT. Bank Rakyat Indonesia Tbk disingkat PT. Bank Rakyat Indoesia (Persero) Tbk No.51tanggal 26 Mei 2008
Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perusahaan Perseroan (PERSERO) PT Bank Rakyat Indonesia Tbk disingkat PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Nomor 7 Tanggal 13 Februari 2009
Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perusahaan Perseroan (PERSERO) PT Bank Rakyat Indonesia Tbk disingkat PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Nomor 4 Tanggal 2 Februari 2009
PT. BRI (Persero) yang didirikan sejak tahun 1895 didasarkan pelayanan pada masyarakat kecil sampai sekarang tetap konsisten, yaitu dengan fokus pembiayaan kepada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Visi BRI
Menjadi bank komersial terkemuka yang selalu mengutamakan kepuasan nasabah.
Misi BRI
Melakukan kegiatan perbankan yang terbaik dengan mengutamakan pelayanan kepada usaha mikro, kecil dan menengah untuk menunjang peningkatan ekonomi masyarakat.
Memberikan pelayanan prima kepada nasabah melalui jaringan kerja yang tersebar luas dan didukung oleh sumber daya manusia yang profesional dengan melaksanakan praktek good corporate governance.
Memberikan keuntungan dan manfaat yang optimal kepada pihak-pihak yang berkepentingan.

Produk Simpanan :Deposito BRI Rupiah, Deposito BRI Valas, Giro BRI (Rupiah), Giro BRI Valas, BritAma, Simpedes, Simpedes TKI, Tabungan Haji, BritAma Dollar, BritAma Junio, DPLK

Produk Pinjaman : Kredit Investasi, Kredit Modal Kerja, Kredit Modal Kerja Konstruksi, Bank Garansi, Standby Letter of Credit (SBLC), SKBDN, LC, Kredit Sindikasi, Postshipment Financing, KPR BRI, KKB BRI Mobil Baru & Bekas

Produk Lainnya : e-Banking BRI, ATM BRI, SMS Banking BRI, Phone Banking BRI, Kiosk BRI, EDC Mini ATM BRI, RTGS, CDM BRI dan Internet Banking, Kliring BRI,Automatic Fund Transfer (AFT),Account sweep, Automatic Grab Fund (AGF), Remittance, BRIZZI, Ebuzz, MoCash, Obligasi Negara Ritel (ORI) dan Sukuk Negara Ritel (SR)

Demikian yang dapat saya share, semoga bermanfaat, TETAP SEMANGATT...


2 komentar:

unik said...

terimaksih gan informasinya, ane besuk mau interviw, doakan ane biar lolos

Trio Adhitya said...

thanks for the information..
pleace, visit back to st3telkom.ac.id

Post a Comment