
Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1434H akan jatuh pada Selasa Wage, 9 Juli 2013M. Hal tersebut diungkapkan wakil ketua Majelis Tarjih Pimpinan Pusat
Muhammadiyah Oman Faturohman dalam konferensi pers yang juga didampingi
ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Yunahar Ilyas dan juga Haedar Nashir
di Gedung Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jl Cik Di Tiro No.23, Yogyakarta,
Kamis (16/06/2013). Dalam Maklumat yang dibacakan pada acara tersebut,
juga dibarengi dengan penetapan awal Syawal dan juga Dzulhijjah 1434H,
dengan 1 Syawal akan jatuh pada tanggal 8 Agustus 2013, serta 1
Dzulhijjah akan jatuh pada Ahad 6 Oktober 2013, dengan begitu maka Idul
Adha akan jatuh pada Selasa Pahing, 15 Oktober 2013M. Saat ditanya
wartawan megenai potensi perbedaan dalam penetapan yang akan diputuskan
pemerintah pada siding Itsbat, Oman Faturohman tidak menepis akan adanya
perbedaan tersebut, karena dengan motode hisab Imkannurukyat 2 derajat
yang digunakan pemerintah, maka saat Hilal Wujud di Yogyakarta dengan
ketinggian kurang dari 1 derajat, jelas tidak memenuhi unsur metode yang
digunakan pemerintah. Sedangkan untuk awal Syawal dan Dzulhijjah ungkap
Oman, kemungkinan besar akan bersamaan, karena ketinggian bulan pada
saat matahari terbenam setelah Ijtima, sudah lebih dari 2 derajat.